Berita

Acungkan Jempol untuk Liga U-13 Corsa Goes To Gothia Cup 2016

U-13 Gothia Cup 3

Pilihan Corsa untuk mendukung Liga U-13 yang bertanding dalam Gothia Cup 2016 merupakan keputusan tepat. Rasa optimisme itu telah muncul ketika pertama kali bertemu dengan Liga U-13 dalam acara Buka Puasa Bersama Media dan Perkenalan Liga U-13 Corsa Goes To Gothia Cup 2016.

Memang benar apa yang disebut bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Dengan ketekunan dan semangat, Liga U-13 yang berangkat ke Gothenburg pada tanggal 14 Juli 2016 lalu, kini kembali ke Indonesia dengan membawa kemenangan.

Seolah tidak ada hambatan berarti, Liga U-13 berhasil sampai pada babak final tanpa kebobolan sekalipun. Delapan laga disapu bersih dengan mengumpulkan 47 gol.

Namun dewi fortuna belum berpihak, dalam pertandingan final menghadapi AC Intercups Mexico, TopSkor Indonesia mengalami kekalahan dengan skor 0 – 1 di Stadion Gamla Ullevi, Gothenburg, pada Jumat 22 Juli 2016 sore waktu setempat.

U-13 Gothia Cup 1

 “Bola sebenarnya belum sepenuhnya melewati garis gol, tapi wasit sudah anggap gol, ya sudah. Semoga ini menjadi modal yang bagus untuk berkembang di masa depan,” ujar penjaga gawang Liga U-13, Dimas Maulana. Gol AC Intercups tersebut dicetak oleh pemain bernomor punggung 23 pada menit ke-51.

Pada laga final, kedua tim sama kuatnya dalam menggencarkan serangan dan skor pun sama-sama nol. Liga U-13 sudah memberikan usaha yang maksimal sampai laga final. Itu dibuktikan dari delapan pertandingan sebelumnya dimana mereka selalu meraih kemenangan tanpa kebobolan satu pun. Namun, akhirnya AC Intercups berhasil mencuri gol di babak kedua dan membawa pulang piala juara tersebut.

Perjuangan TopSkor Indonesia yang bermain di kelas Boys 13 sudah maksimal sekalipun akhirnya mereka belum merebut juara pertama dalam Gothia Cup 2016.

“Selama Gothia Cup berlangsung, kami tim Corsa di Indonesia tak putusnya berhenti untuk mendoakan yang terbaik. Setiap usai pertandingan, kami selalu tersenyum ketika mendapat kabar kemenangan mereka. Kekalahan 1-0 di final tidak menyurutkan dukungan kami untuk Liga U-13 ini. Kami acungkan jempol untuk proses yang mereka lalui hingga mencapai final. Kuncinya adalah ketangguhan. Semoga setelah mengikuti Gothia Cup ini, akan lahir jiwa-jiwa tangguh calon pesepak bola hebat dari Indonesia”, papar M. Zein Saleh selaku Senior Manager Marketing PT Multistrada Arah Sarana Tbk.

U-13 Gothia Cup 2

Suaib Ansori selaku pelatih Liga U-13 juga tak putus untuk selalu menyemangati para pemain. “Ini sepak bola, menang kalah biasa. Jadikan ini pengalaman. Turun di Gothia Cup sampai final merupakan pengalaman berharga. Semoga para pemain muda ini terus berkembang. Jangan jadikan kekalahan ini kesedihan berkepanjangan’, ujar Suaib.

Gothia Cup adalah Kejuaraan Dunia Junior Terbuka yang mempertandingkan 8 kelas (U-11 hingga U-18). Kejuaraan ini digelar sejak 1975 dan diselenggarakan di kota Gothenburg, Swedia. Pada tahun 2016 ini, Gothia Cup diikuti oleh 1659 tim dari 81 negara. Tercatat beberapa pemain sepak bola dunia terlahir dari Gothia Cup, seperti Andrea Pirlo (Italia), Xabi Alonso (Spanyol), Alan Shearer (Inggris), Julio Baptista, Ze Roberto (Brasil), Emmanuel Adebayor (Togo), dan Zlatan Ibrahimovic (Swedia).

Selamat untuk ketujuh belas bintang lapangan yang tergabung dalam LIga U-13. Ketujuh belas anak yang telah teruji ketangguhannya dalam Gothia Cup 2016 adalah Muhamad Wisnu, Dimas Maulana, Muhammad Uchida Sudirman, Surya Dharma Putra, Nestor Agung Pambudi, Ghatfan Hisyam Jauhari, Nadhif Girasta Kosasih, Erza Bristha Bathara Siahaan, Rendy Juliansyah, Syukran Arabia Samual, Jovanni Renaldi, Aji Fajri, Tedy Supriyadi, Muhammad Pandu Mahardika, Rizky Althaf Indie, Roni Cahwala, dan Andre Oktaviansyah.